Panggil Aku Kartini Saja
Sebenarnya buku ini sudah lama diterbitkan, saya baca 2 tahun lalu . Review buku ini ditulis bertepatan dengan peringatan Hari Kartini 21 April 2008.
Penulis: Alm. Pramoedya Ananta Toer
Penerbit: Lentera Dipantara
Total Halaman: 301
Harga di Gramedia: lupa
Sejarah R.A. Kartini dipelajari sejak SD hingga SMA, bahkan Perguruan Tinggi dalam mata kuliah seperti PPKn. Namanya menggema setiap tahun pada tanggal 21 April. Dengan demikian hampir mustahil ada manusia Indonesia yang tidak mengenal Pahlawan Nasional Wanita yang satu ini. Namun seberapa besar bangsa Indonesia mengenal Kartini? Sebelum saya membaca buku ini, yang saya tahu tentang gadis jepara ini hanyalah sebatas mengenai: anak bupati, gadis pingitan dan bukunya habis gelap terbitlah terang. Padahal kualitas Kartini jauh di atas itu. “Kartini adalah pemikir modern Indonesia pertama-tama,” ucap Pram pada pendahuluan buku ini.
Pramoedya Ananta Toer mengumpulkan bahan selama 5 tahun untuk penyusunan buku Panggil Aku Kartini Saja”. Beliau adalah sastrawan Indonesia (satu-satunya) yang berkali-kali namanya masuk dalam daftar Kandidat Pemenang Nobel. Pram melalui buku ini akan menerangi pembaca dari kegelapan pengetahuan tentang Kartini. Kartini bukan melulu soal Emansipasi Wanita, luasnya pengetahuan mengenai kebudayaan barat dan pribumi menghasilkan tulisan-tulisan yang sangat besar pengaruhnya terhadap kebangkitan nasional dan kemerdekaan Indonesia. Dia melawan feodalisme, memberi kesadaran tentang demokrasi, dan kesadaran tentang keadaan bangsa kita yang sedang dijajah.
Ini adalah buku wajib jika Anda ingin tahu lebih jauh mengenai Kartini.
Sepenggal petikan:
“Tapi coba katakan, Ni, kau tak pernah ceritakan padaku, kau mau jadi apa kelak?”
Sepasang mata yang besar menatap pembicara itu dengan herannya.
“Ayo, katakanlah.”
Si Jawa itu menggelengkan kepala dan menjawab pendek: “tidak tahu.”
…
Pertanyaan itu meninggalkan kesan dalam. Menyiksanya, tak henti-hentinya ia mendengung pada kupingnya: “Kau mau jadi apa kelak?” Ia berpikir dan berpikir.
Buku: Kagum pada Orang Indonesia oleh Cak Nun
Penulis: Emha Ainun Nadjib (Cak Nun)
Penerbit: Progress
Total Halaman: 56
Harga di Gramedia: Rp. 10.000,00
“Kita bangsa yang kaya raya sejak dari sononya, sehingga cukup mengisi kehidupan dengan joget dan tidur saja, tidak perlu repot-repot seperti bangsa-bangsa lain.”
“Memang salah satu kehebatan bangsa Indonesia adalah kesanggupannya menciptakan citra di mata dunia bahwa dirinya dekaden, bodoh, kacau, miskin, mental buruk dan moral rusak. Itulah pendakar sejati.”
Read more
Komik: Buddha (Osamu Tezuka)
Pengarang: Osamu Tezuka
Harga: 25rb-30rb
Jumlah Seri: 8
Read more